"Bumbunya itu ya bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, jahe, lengkuas, kunyit, gula merah.
BACA JUGA:Ayam Sambel Cabe Ijo Luber SCBD Weekland Siap Hadirkan Menu Baru
"kalau saya racik bumbu tak ditimbang-timbang dan tak pernah dicobain pake feeling aja. Paling anak saya. Banyaknya bumbu itu tergantung jumlah porsi yang kami buat. Kalau bikin banyak, bumbu juga banyak," paparnya.
Dewi sering menyiapkan stok bebek untuk 25 porsi saat berjualan di SCBD Weekland. Sedangkan untuk ayam disiapkan sekitar 40-50 porsi.
"Waktu di Monas saya lumayan dapat banyak, waktu acara makan gratis 500 porsi sekitar Rp 15 juta. Saya kebagian ayam madura, satu porsi 30 ribu tapi saya gak bayar sewa. Saya sering ikut undangan-undangan gitu, kalau harus dikurasi, ya ikut kalo lolos. Kalau gak lolos ya gak apa-apa.
"Tadinya saya punya warung di Menteng tapi tutup karena saya sakit. Saat yang jaga orang lain, omsetnya turun. Saya disana senen sampai jumat, sabtu dan minggu dijaga orang lain omsetnya turun.
BACA JUGA:Ayam Sambel Cabe Ijo Luber SCBD Weekland, Terinspirasi Kesuksesan di Bali
"Saya ada juga onlinenya, di rumah bukanya. Karena dicampur sama roti namanya tidak pake Kedai Omah. Rencana ke depan mungkin bisa."
Dewi juga memberi saran bagi UMKM yang ingin mencoba berjualan di SCBD Weekland. Dia mengatakan, penjual harus yakin dengan produk yang ditawarkannya..
"Yang penting kita punya menu yang enak karena ada test food. Kita survei dulu apa yang belum dijual di sini. Sharing untung itu menurut saya cukup ringan, karena dipotong 20 persen cukup ringan. Kita jualan sabtu dan minggu, senen kita laporan. Selasa dan Rabu sudah cair dan udah dipotong," ujarnya.
So, buat Anda yang ingin mencoba Nasi Bebek dan Nasi Ayam Kedai Omah, segera saja kunjungi SCBD Weekland.