Blok M Square Bangkit, UMKM, dan Festival Kuliner Jadi Magnet Pengunjung
Blok M Square menggelar Dapur Kuliner Nusantara dengan tema From Asian to Bali, 24 Desember 2025 hingga 11 Januari 2026.-UMKM.Makansedap.id-Ayub Mauliate Sihombing
JAKARTA, UMKM - Kawasan Blok M Square yang sempat mengalami penurunan aktivitas dalam beberapa tahun terakhir kini kembali menunjukkan denyut kehidupan yang kian menguat.
Pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta Selatan tersebut tampak ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kalangan. Berdasarkan pantauan wartawan, Kamis, 8 Januari 2026, memperlihatkan kios-kios ritel dan tenan kuliner kembali aktif. Sementara, arus pengunjung terlihat nyaris merata di hampir seluruh area mal.
Kebangkitan Blok M Square tidak terlepas dari peran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kembali mengisi ruang-ruang Usaha dengan beragam konsep kuliner dan produk kreatif.
Mulai dari anak-anak, remaja, hingga pekerja kantoran tampak lalu-lalang, menikmati suasana yang kini terasa lebih hidup dibandingkan beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:Strategi Mantap Kuliner Khas Manado Jupami Menarik Pelanggan, Tidak Enak Jangan Bayar
Salah satu magnet keramaian adalah gelaran kuliner bertajuk Dapur Kuliner Nusantara dengan tema From Asian to Bali. Event yang berlangsung sejak 24 Desember 2025 hingga 11 Januari 2026 ini menghadirkan sekitar 50 tenan kuliner dari berbagai daerah dan konsep masakan.
Juan, 23 tahun, kasir sekaligus perwakilan event organizer, mengungkapkan, antusiasme pengunjung terbilang tinggi sejak hari pertama pelaksanaan hingga saat berita ini diturunkan.
“Pengunjung sangat antusias. Dari awal acara sampai sekarang selalu ramai, terutama di jam sore dan malam. Untuk tenan sendiri kurang lebih ada 50, dengan berbagai macam jenis kuliner,” ujar Juan kepada wartawan.
Selain sektor kuliner, meningkatnya minat masyarakat terhadap hiburan layar lebar turut menjadi pendorong ramainya Blok M Square.
BACA JUGA:Jupami di SCBD Weekland, Kuliner Khas Manado yang Sudah Dikurasi Chef Bintang Lima
Sejumlah pelaku UMKM mengaku merasakan lonjakan pengunjung, terutama pada jam-jam sore hingga malam hari. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan pusat perbelanjaan yang selama ini mengandalkan sinergi antara sektor hiburan, kuliner, dan ritel.