Dari Burung ke Warung Betawi, Kisah Budi Tanjung Bangun Usaha Kuliner
Budi Tanjung merintis bisnis kuliner Warung Betawi Mpok Ila.-UMKM.Makansedap.id-Warung Betawi Mpok Ila
JAKARTA, UMKM - Tak pernah ada yang menduga, bangunan kecil di Jalan Raya Ragunan Bea Cukai, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang dulu sempat jadi tempat jualan pakan burung, kini menjelma menjadi Warung Betawi Mpok Ila, Warung khas Betawi yang kental dengan cita rasa tradisional.
“Saya berpikir harus mempunyai usaha sendiri, selain mengandalkan gaji bulanan. Salah satunya adalah membuat UMKM. Akhirnya, munculah Warung Betawi Mpok Ila,” jelas Budi Tanjung, Wartawan CNN Indonesia kepada Makansedap.id, di Warung Betawi Mpok Ila, Sabtu, 1 November 2025.
Kisahnya berawal saat Budi Tanjung yang awalnya dilarang memelihara burung oleh pemilik rumah kontrakan.
Namun, karena sudah hobi, Budi Tanjung akhirnya menyewa tempat di pinggir jalan untuk memelihara dan menjual burung beserta pakannya. Bahkan, dia sempat mempekerjakan karyawan untuk mengurus burung dan mengelola usaha kecil itu.
BACA JUGA:Penguatan Permodalan Jadi Kunci UMKM untuk Naik Kelas
Sayangnya, bisnis tersebut hanya bertahan delapan bulan. Keuntungan yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya operasional. Tempat itu pun terbengkalai dan rusak, tampak seperti gudang yang tak terurus.
Tak ingin menyerah, Budi Tanjung kemudian mengajukan izin renovasi ke pengelola kontrakan yang berada di bawah naungan Bea Cukai. Setelah mendapat izin, dia memperbaiki bangunan tersebut dan melengkapinya dengan meja serta kursi. Namun, tempat itu belum juga digunakan.
“Saya sempat ingin buka usaha kopi giling, Warung Padang. Bahkan, saya pernah jualan pecel lele dekat Universitas Nasional. Tapi akhirnya tutup karena tidak ada tenaga,” kenang Budi Tanjung.
Dua tahun berlalu, bangunan yang sudah siap pakai itu masih kosong. Hingga suatu ketika, Budi terinspirasi setelah sering mencicipi masakan Betawi di kawasan Mangga Besar, Jakarta Selatan. Dari situ, dia berkenalan dengan seorang koki ahli makanan Betawi.
BACA JUGA:Kementerian UMKM Kembangkan Kumitra agar Pengusaha Mikro Naik Kelas
Namun, suatu ketika, Budi Tanjung tak pernah lagi mencicipi makanan sang koki tersebut lantaran sudah tidak bekerja di tempat tersebut.
Gara-gara suka makanan khas Betwai dan memiliki tempat sudah siap pakai, Budi terpikir ide bekerja sama dengan koki tersebut untuk membuka usaha kuliner.
Akhirnya, lahirlah Warung Betawi Mpok Ila yang genap berusia dua bulan pada 1 November 2025. Warung ini menawarkan menu khas Betawi seperti Ikan Mas Goreng Pecak, Ikan Nila Goreng Pecak, Ikan Lele Goreng Pecak, dan Ayam Kampung Goreng Pecak. Untuk minuman, tersedia Es Teler Mpok Ila serta kopi pilihan seperti Kopi Sipirok, Garut, dan Bajawa.
“Pengunjung di sini kebanyakan pencinta masakan pecak yang tahu selera,” ujar Budi Tanjung yang berencana membuka Warung Kopi Sumatera sebagai langkah usaha berikutnya.
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut: